{"id":6416,"date":"2023-07-17T02:26:17","date_gmt":"2023-07-17T02:26:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.besterpcba.com\/?p=6416"},"modified":"2023-07-26T05:51:30","modified_gmt":"2023-07-26T05:51:30","slug":"what-is-tooling-hole","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/apa-itu-lubang-perkakas\/","title":{"rendered":"Apa itu Lubang Perkakas"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-tooling-hole\">Apa itu Lubang Perkakas<\/h2>\n\n\n<p>Lubang perkakas, juga dikenal sebagai lubang fabrikasi, lubang pilot, atau lubang manufaktur, adalah lubang yang ditempatkan secara strategis pada papan sirkuit tercetak (PCB) atau panel PCB. Lubang-lubang ini berfungsi sebagai titik referensi untuk tujuan registrasi dan penahan selama proses manufaktur. Lubang perkakas memainkan peran penting dalam memastikan penyelarasan dan pemosisian PCB yang akurat pada berbagai tahap produksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Produsen menggunakan lubang perkakas sebagai panduan untuk penempatan dan penyelarasan PCB pada peralatan manufaktur seperti mesin bor, mesin pilih dan tempat, dan perlengkapan perakitan. Dengan memanfaatkan lubang-lubang ini, produsen dapat mencapai pemosisian yang tepat dan mengamankan PCB selama proses seperti pengeboran, penyolderan, dan perakitan. Hal ini membantu menjaga konsistensi dan keakuratan PCB selama proses manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Lubang perkakas biasanya berukuran kecil dan berlokasi strategis pada PCB atau panel untuk memberikan dukungan dan stabilitas maksimum. Lubang ini sering ditempatkan di sudut atau tepi PCB, memungkinkan penyelarasan yang mudah dan tepat. Lubang-lubang ini dapat ditetapkan sebagai berlapis atau tidak berlapis, tergantung pada persyaratan khusus dari proses manufaktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Kehadiran lubang perkakas memungkinkan produsen untuk mengotomatisasi proses produksi, karena mesin dapat memanfaatkan lubang ini sebagai titik referensi untuk pemosisian dan penyelarasan. Otomatisasi ini meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan memastikan kualitas yang konsisten dalam produksi PCB.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faqs\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"frequently-asked-questions\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_q\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-the-difference-between-supported-and-unsupported-holes-in-pcb\">Apa Perbedaan Antara Lubang yang Didukung dan Tidak Didukung di PCB<\/h3><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_a\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Ada dua jenis lubang pemasangan pada PCB: yang didukung dan yang tidak didukung. Lubang yang didukung dilapisi dan biasanya terhubung ke bidang arde, sedangkan lubang yang tidak didukung tidak dilapisi dan memerlukan zona luar untuk mencegah interferensi dengan komponen dan jejak lain karena tidak terhubung ke lapisan bidang arde.<\/p>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_q\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-the-distance-between-two-holes-in-a-pcb\">Berapa Jarak Antara Dua Lubang dalam PCB<\/h3><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_a\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Jarak antara dua lubang dalam PCB tergantung pada jenis lubang. Untuk PTH, jarak minimum dari bantalan pengikat ke lubang ke garis luar harus setidaknya 20 mil (D\u226520mil). Sedangkan untuk NPTH, disarankan untuk memiliki jarak minimum 40mil dari lubang ke garis luar (E\u226540mil).<\/p>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_q\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-the-maximum-hole-size-for-pcb\">Berapa Ukuran Lubang Maksimum untuk PCB<\/h3><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_a\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Pemilihan ukuran lubang untuk PCB tidak terbatas pada kisaran tertentu, namun, ada ukuran lubang bor standar yang tersedia untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan Anda. Memilih ukuran lubang dalam kisaran 5 mil (0,13 mm) hingga 20 mil (0,51 mm) harus sesuai dengan desain Anda dan dapat diakomodasi oleh CM Anda. Penting untuk dicatat bahwa ukuran yang lebih kecil dapat menimbulkan biaya tambahan.<\/p>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_q\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"what-is-the-smallest-hole-in-a-pcb\">Apa Itu Lubang Terkecil dalam PCB<\/h3><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_a\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Ukuran lubang terkecil dalam PCB biasanya 0,0135\u2033. Jika ukuran bor lebih kecil dari ini, maka akan ditingkatkan ke ukuran ini. Untuk PCB Prototipe, ukuran lubang yang lebih besar dari 0,250\u2033 akan diselesaikan tanpa lapisan. Lubang yang lebih besar dari 0,250\u2033 dianggap sebagai potongan dan membutuhkan pemrosesan yang berbeda.<\/p>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_q\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\"><h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"are-all-holes-in-pcb-called-vias\">Apakah Semua Lubang di PCB Disebut Vias<\/h3><\/div><\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group glossary_faq_a\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Ada berbagai jenis lubang yang dibor ke dalam PCB, termasuk lubang tembus, vias buta, vias terkubur, dan mikrovias. Lubang tembus adalah lubang yang dibor yang melewati semua lapisan PCB, termasuk lapisan konduktif dan dielektrik, dari satu sisi ke sisi lainnya.<\/p>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>\n<\/div><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Lubang Perkakas<\/p>\n<p>Lubang perkakas, juga dikenal sebagai lubang fabrikasi, lubang pilot, atau lubang manufaktur, adalah lubang yang ditempatkan secara strategis pada papan sirkuit cetak (PCB) atau panel PCB.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":4750,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"article_term":"","article_term_alternate":"","article_term_def":"","article_hook":"","auto_links":"","article_topic":"","article_fact_check":"","mt_social_share":"","mt_content_meta":"","mt_glossary_display":"","glossary_heading":"","glossary":"Tooling Hole","glossary_alter":"","glossary_def":"","article_task":"","footnotes":""},"categories":[15],"tags":[13,14],"class_list":["post-6416","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-glossary","tag-glossary","tag-ng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6416","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6416"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6416\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6440,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6416\/revisions\/6440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6416"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6416"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.besterpcba.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6416"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}